Wikipedia

Hasil penelusuran

Senin, 17 Desember 2018

PSIKOLOGI PERKEMBANGAN DAN PERTUMBUHAN REMAJA

Psikologi Perkembangan&Pertumbuhan Remaja



Remaja merupakan transisi antara masa kanak-kanak menuju masa dewasa. Remaja juga merupakan tahapan perkembangan yang harusdilewati dengan berbagai kesulitas. Remaja dalam tugas perkembangannya memiliki beberapa fase, dengan melihat semakin rumit permasalahannya sehingga dengan mengetahui tugas-tugas perkembangan remaja dapat mencegah konflik yang ditimbulkan oleh remaja dalam keseharian yang sangat menyulitkan masyarakat, agar tidak salah persepsi dalam menangani permasalahan tersebut.

Teman-teman sekalian, pada kesempatan ini saya memberikan penjelasan tentang "Perkembangan dan Pertumbuhan Masa Remaja" dalam bentuk power point , semoga ppt ini menjadi manfaat dan bahan pembelajaran bagi kita semua.


Kamis, 13 Desember 2018

Belajar EFEKTIF & CEPAT Di Perguruan Tinggi

Belajar Efektif dan Cepat di Perguruan Tinggi


Image result for studying

Mempelajari hal baru bukanlah sesuatu yang mudah. Dengan waktu belajar yang semakin sempit karena berbagai aktivitas, kamu harus punya trik khusus agar waktu belajarmu menjadi lebih efektif. Belajar dengan cepat saja tidaklah cukup, tapi juga harus dapat mengingat setiap informasi yang diberikan dan menggunakannya di berbagai situasi yang berbeda.
Belajar efektif nggak semudah membalikkan telapak tangan, kamu harus mengikuti trik khusus berikut setiap hari hingga akhirnya kamu dapat menghemat waktu belajarmu dan mencapai hasil yang maksimal.
Cara belajar efektif biasa disebut dengan Cara belajar yang bermakna atau berkesan. Atau cara
yang ampuh untuk belajar memahami sesuatu atau pelajaran dengan mudah dan cepat
menggunakan cara-cara yang paling efisien dan efektif.

Cara belajar efektif ini biasa dilakukan dengan belajar mengenal diri kita sendiri terlebih dahulu.
Belajar mengenal sikap dan sifat-sifat kita masing-masing. Belajar mengenal kebiasaan kita. Dan
yang paling utama adalah kita siap belajar mengetahui keinginan kita. Karena dengan keinginan
yang kuat, Kita bisa menjadi sangat fokus untuk melakukan sesuatu.

Belajar efektif memiliki banyak metode atau cara-cara yang dapat diterapkan dikehidupan
sehari-hari yan dapat diterapkan dengan mudah, namun terkadang banyak hal juga yang
mengalangi mahasiswa untuk menerapkan hal tersebut dikarenakan factor lingkungan.

Hal-hal umum yang dapat diterapkan untuk mencapai cara belajar efektif sebagai berikut :

1. Terjadwal dengan baik

Related image


Setiap hal kita lakukan baik seperti tugas, makalah, presentasi, deadline dan sebagainya
seringkali menjadi momok menakutkan untuk mahasiswa sekarang. Tidak sedikit pula
mahasiswa yang akhirnya bolos kuliah atau harus mengulang mata kuliah karena
terlambat atau tidak mengerjakan tugas atau deadline yang diberikan. Manajemen waktu (
Time Management) sangat penting diterapkan dalam kehidupan perkuliahan dan
pergaulan di perguruan tinggi. Dengan melakukan Batasan dalam bermain dan belajar
dapat memudahkan seseorang dalam mengatur skala prioritas dan segala kewajiban dan
hak nya dengan baik.

Adapun manfaat dalam manajemen waktu, yaitu antara lain :
a.  Bebas dari stress: Manajemen waktu yang baik membuat semua agenda dapat
diselesaikan dengan baik, tanpa harus tergesa-gesa mengejar deadline.
b. Lebih semangat menjalani hidup: Agenda yang terjadwal membuat kegiatan yang
dilakukan tidak menimbulkan keraguan akan suatu hal yang terlupakan. Sehingga
hidup dapat dijalani dengan lebih semangat.
c. Meningkatkan produktivitas: Dengan memasukkan batu besar terlebih dahulu, lalu
kerikil, dan diakhiri dengan pasir, maka semua agenda kegiatan dapat dilakukan
sehingga meningkatkan produktivitas.
d. Mencapai tujuan yang diinginkan: Manajemen waktu yang bagus membuat apa yang
diinginkan menjadi kenyataan.
e. Merangkum Pokok Pembelajaran : Hal ini perlu dilkukan, Kenapa? Karena jika kita mebaca 1 buku maka akan butuh waktu yang lama dan akan mengeluarkan banyak energi dalam berfikir, sehingga, ambilah intisari atau hal pokok dari pelajaran tersebut agar mudah dipahami dan diingat.


2. Hasil yang Maksimal


Prestasi kerja dapat diraih dengan bekerja keras. Bekerja keras yang dimaksud adalah
bekerja dengan sungguh-sungguh, dengan sekuat tenaga dan daya upaya, dengan penuh
semangat, dan pantang menyerah, guna mencapai hasil terbaik, fokus pada pekerjaan,
Image result for open minded
hingga tak ada waktu dan energi yang terbuang percuma. Bekerja keras juga bermakna
tidak mudah menyerah dan berputus asa, selalu berusaha mencari upaya-upaya untuk
mengatasi segala kendala yang ada.

Teman-teman saya punya beberapa cara yang temam-teman sekalian dapat lakukan  agar mampu mendapatkan hasil yang baik dalam melakukan pekerjaan, tugas atau masalah diri-sendiri, antara
lain :
a. Mandiri


Image result for seorang mandiri

Kemandirian dalam bekerja ternyata merupakan hal yang sangat sangat penting.
Walaupun tidak disebutkan didalam kualifikasi secara explisit, hal tersebut mutlak
menjadi persyaratan dimanapun kita berada. Dalam pengertian yang lebih luas,
hal itu bisa diartikan bahwa dalam bekerja, manusia mampu mengorganisir
sendiri pekerjaannya dengan baik sesuai target yang diharapkan tanpa harus
diberikan pengarahan secara mendetil oleh atasan. Dengan kata lain, hal tersebut
menyangkut masalah kemandirian.

b. Mampu memotivasi diri


Image result for self motivation


Dalam keberhasilan mengerjakan sesuatu hal, diperlukan banyak faktor yang
mampu membuat pekerjaan dan belajar menjadi efektif dan berhasil, namun
banyak tantangan dan rintangan yang dilalui danterkadang membuat seseorang
patah semangat bahkan menyerah. Sikap yang terpenting dalam diri manusia yang
mampu dilakukan secara sendiri tanpa bantuan orang lain adalah memotivasi diri
sendiri. Seseorang akan lebih mengerti dan memahami apa yang terjadi dan
dirasakan dalam menghadapi tantangan dalam melakukan suatu hal. Oleh karena
itu sangat penting mendorong dan memberi dukungan terhadap diri sendiri dan
bersikap selalu optimis.

c. Terbuka dalam kerjasama (open minded)



Open minded atau berpikiran terbuka berarti menyadari dan mengakui adanya
kemungkinan bahwa suatu pemikiran, konsep, dan gagasan bisa jadi benar atau
bisa jadi salah. Cobalah untuk terbuka pada pandangan orang lain. Biarkan logika
bekerja ketika emosi mulai menggerogoti. Sikap open minded memberikan
kemudahan dalam kerjasama dengan orang lain, memudahkan dalam bergaul dan
membuat sesorang memiliki banyak pengetahuan karena merasa terbuka terhadap

hal-hal atau ilmu baru.

d. Menetapkan Sasaran yang Meningkatkan Prestasi




Dalam mencapai kesuksesan dan keberhasilan dalam melakukan suatu pekerjaan
atau tugas, sesorang harus mampu membuat skala prioritas dalam hidup. Skala
prioritas tersebut dapat dibuat sendiri dan diterapkan. Dalam membuat skala
prioritas, sesorang harus mampu mengetahui apa yang terpenting dan menetapkan
sasaran dalam pekerjaan yang akan dilakukan. Dengan mengetahui sasaran,
seseorang akan tahu tujuan dari pekerjaan tersebut dan apabila sudah
mengetahuinya, sesorang akan lebih terpacu dan menambah motivasi dalam diri
untuk meningkatkan dan mencapai prestasi yang setinggi-tinggiya.

e. Manfaatkan Teknologi




 Di era modern seperti sekarang, kata "Internet" sudah tidak asing lagi di telinga kita. Gunakanlah internet untuk belajar. Jika melalui penjelasan gurumu kamu masih belum paham, kamu bisa melihat tutor-tutor di YouTube secara gratis ataupun di kelas-kelas online yang berbayar. Sekarang sudah banyak sekali video pembelajaran di internet yang bisa kamu jadikan alternatif jika kamu kesulitan memahami penjelasan dari gurumu.


f. Selalu Bertanya Jika Merasa Kesulitan
Image result for asking in class

Jangan pernah malu untuk bertanya, seperti kata pepatah, "malu bertanya, sesat di jalan".Tidak mungkin kita selalu tahu setiap apa yang kita pelajari, pasti ada yang tidak kita ketahui dan kita anggap sulit. Maka dari itu tanyakan apa saja hal sulit tersebut kepada gurumu, pasti gurumu akan menjawabnya dengan senang hati.
Jika kamu masih malu untuk bertanya kepada gurumu, tanyakan saja pada teman sekelasmu yang kamu anggap pintar, dengan begitu mungkin kamu akan lebih mudah paham ;).

3. Pelajari sesuatu yang menyenangkan


Apa itu SMART?

SMART terdiri dari 4 huruf yang dapat dijabarkan sebagai :
        •  Spesifik          :Pendekatan secara khusus
        •  Measurable    :harus dapat diukur seberapa penting, seberapa berat, seberapa berpengaruh
        •  Attainable      :Sesuatu yang dikerjakan harus tepat sasaran, sesuai target dan standard (tidak terlalu mudah atau terlalu susah hingga sulit dicapai) sehingga membuat sesorang dapat membayangkan apa yang harus dilakukan dengan itu membua seseorang mengembangkan perilaku, keahlian dan kemampuan
        • Relevant:Mencari sumber-sumber yang dapat mendorong dalam mengerjakan hal untuk mencapai target yang diinginkan, dengan meminta saran atau belajar dari orang yang berprestasi, senior, dan apa saja yang mampu membuat sesuatu yang menghalangi kesuksesan dapat hilang.
        • Time Bound  :  menekankan pada pentingnya menepatkan target dengan kerangka waktu, dengan memberikan deadline pencapaian target. Komitmen kepada deadline akan membantu tim atau sesorang untuk tetap fokus menjalankan pekerjaan guna memenuhi target tepat waktu, atau bahkan lebih cepat.

Jadi teman-teman, sekarang kalian pasti sudah mulai paham tentang bagaimana metode belajar yang ideal dan baik, ini merupakan salah satunya dari kunci kesuksesan yang dapat diraih semua orang. Lalu, kita pun juga harus aktif dalam mencari wawasan atau informasi yang dapat menambah ilmu kita yang bisa didapatkan dari buku, internet atau mungkin bertanya dengan dosen maupun orang-orang dekat kita, sehingga pikiran dan ilmu kita pun menjadi luas. Dan dengan memahami cara belajar kita secara pribadi, maka kita akan mudah dan cepat mengambil cara dalam belajar kita sebagaimana nyamannya kita dalam proses belajar. Demikianlah yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat dan motivasi bagi kita semua. Terima kasih !





REFERENSI

http://www.sumberpengertian.co/pengertian-smart
http://kumparan.com/lui-far-m/10-cara-belajar-yang-baik-dan-efektif
http://www.idntimes.com/life/education/muhammad-falah-abdurrafi/7-tips-jitu-supaya-hasil-belajarmu-maksimal-dan-dapat-nilai-tinggi-c1c2/full
http://summareconbekasi.com/sb/media/7-cara-belajar-yang-efektif-dan-efisien
http://www.ef.co.id/englishfirst/efblog/educational-advice/rekomendasi-guru-ef/cara-belajar-cepat-dan-efektif/

Selasa, 11 Desember 2018

Mengenal Gangguan Perilaku " Abnormal Behavior "


Kali ini saya akan membahas Perilaku Abnormal: Pengertian, Jenis-jenis, serta Penyebab Perilaku Abnormal. Topik ini sangat menarik karena terdapat beberapa orang yang mungkin disekitar kita memiliki perilaku abnormal ini. Bahkan, mungkin kita tidak menyadari bahwa diri kita sendiri telah masuk kedalam perilaku abnormal. Dan ketika kita melihat seseorang yang berperilaku di luar kebiasaan, hal pertama yang terlintas adalah orang tersebut sedang bertingkah laku tidak normal. Memang beberapa perilaku yang menyimpang dari etika atau kebiasaan yang berlaku dalam suatu masyarakat, akan sangat cepat mendapatkan penilaian bahwa perilaku tersebut tidak normal. 

Namun, untuk beberapa alasan, perilaku abnormal sulit didefinisikan. Sebabnya karena, pertama – tama semua orang harus menyepakati tentang apa yang dianggap normal. Standar normal bisa berbeda – beda tergantung pada budaya dan kebiasaan masing – masing.

Lalu, apakah kamu tahu bahwa seorang psikiaterbernama Dr.Thomas Szasz, pernah mengatakan, “Jika seseorang berkata bahwa ia sedang bebicara kepada Tuhan, maka teman nya akan maklum bahwa ia sedang berdoa, namun jika ia berkata bahwa Tuhan sedang berbicara kepada nya, boleh dipastikan bahwa teman nya akan menyebutkan dia gila.” Dari pernyataan tersebut terlihat jelas bahwa betapa tipisnya batasan antara keadaan normal dan abnormal.Jadi, langsung saja kita bahas mengenai gangguan perilaku ini

Pengertian Perilaku Abnormal
Perilaku Abnormal adalah suatu perilaku yang berbeda, tidak mengikuti peraturan yang berlaku, tidak mampu bersosialisasi, tidak pantas atau menyimpang, mengganggu dan tidak dapat dimengerti melalui kriteria yang biasa. 

Contohnya, jika seseorang baru saja mengalami berbagai musibah, tentu saja ia akan merasa stres atau depresi, dan hal tersebut akan termasuk perilaku yang normal. Akan tetapi, jika seseorang merasa depresi dan tertekan atau bahkan panik ketika berada di luar rumah atau berada di tengah orang banyak, maka hal itu merupakan perilaku yang abnormal.

Dan..sebelum kita membahas tentang perilaku abnormal, ada baiknya kita melihat kembali sejarah tentang penyebab dari perilaku abnormal. Jadi, perspektif histologis ini menimbulkan poin penting bahwa pikiran kita tentang penyebab perilaku abnormal dipengaruhi budaya yang menentukan apa saja yang harus kita lakukan dan libatkan untuk membantu mereka yang mengalaminya. Pandangan ini terdiri dari 3 (tiga) kategori, yaitu:

  • Teori Supranatural :Teori yang paling tua dan menyatakan bahwa abnormalitas berasal dari roh-roh jahat atau ibllis
  • Teori Biologis :Teori ini sebagai perwujudan dari pernyataan Hippocrates yang menganggap bahwa gangguan psikologis disebabkan oleh ketidak-seimbangan cairan pada tubuh. seperti , darah, empedu kuning,empedu hitam dan lendir.
  • Teori Kontemporer :Perilaku abnormal disebabkan oleh gangguan pada bagian otak/disfungsi otak dan kurangnya pembelajaran sosial

Jenis-jenis Perilaku yang Abnormal
Ada beberapa perilaku yang dianggap abnormal, yang bisa kita golongkan sebagai berikut, yaitu:

                                          1. Skizofrenia




Skizofrenia adalah gangguan mental yang terjadi dalam jangka panjang. Gangguan ini menyebabkan penderitanya mengalami halusinasi, delusi atau waham, kekacauan berpikir, dan perubahan perilaku. Gejala tersebut merupakan gejala dari psikosis, yaitu kondisi di mana penderitanya kesulitan membedakan kenyataan dengan pikirannya sendiri seperti mendengar suara-suara tak berwujud, halusinasi, atau delusi. 

Umumnya penyakit ini banyak dideritai oleh anak berumur 7-15 tahun ke atas. Gejala nya pun masih sederhana dan belum terlihat, tetapi seringkali terjadi tiba-tiba. Namun, para orang tua seringkali beranggapan salah bahwa anaknya terpengaruh oleh imajinasi yang ada dipikirannya walaupun si anak sedang berhalusinasi, sehingga terkadang si anak melaporkan kejadian yang tidak masuk akan dan bertindak tidak wajar dan emosi yang tak terkontrol akibat penyakit ini.

Nah! kali ini saya akan menunjukkan sebuah video simulasi yang menjelaskan bagaimana seorang yang mengalami penyakit skizofrenia ini melihat dunianya secara realitas, sehinga kita akan melihat secara real pengalaman individu tersebut. Simak videonya yaaaah ;)




Lantas, apa saja yang bisa jadi penyebab skizofrenia?

  • GENETIK : Pengaruh genetik ini kerap berhubungan dengan timbulnya penyakit skizofrenia. Jadi, jika salah satu keluarga terdekat seperti ayah, ibu, saudara kandung memiliki riwayat gangguan mental, maka kemungkinan Anda mendapatkan gen bawaan dari mereka sebesar 10%. Kemungkinan yang lebih besar lagi adalah jika Anda memiliki kembar identik yang mengidap skizofrenia, peluangnya adalah 50% terkena gangguan tersebut.
  • LINGKUNGAN SOSIAL: Para peneliti atau Parapsikologi mencoba memahami faktor-faktor lingkungan yang diangap sebagai terjadinya penyebab gangguan mental skizofrenia, mulai dari lingkungan sosial, gizi, hormonal, bahan kimia dalam rahim ibu selama kehamilan, dinamika sosial, pengalaman stres seseorang, paparan virus, dan juga pengguna narkoba.
     2. Gangguan Kepribadian Ganda


Mungkin tidak banyak orang yang mengetahui bahwa trauma berat yang dialami seseorang pada masa kanak-kanak dapat mengubah hidup, bahkan kepribadian seseorang. Seringkali trauma berat ini menyebabkan mereka mengembangkan kepribadian ganda, alias dissociative identity disorder. Individu yang mengalami gangguan ini seringkali merasakan keterpisahan dari kenyataannya atau keterpisahan dari lingkungannya.Dan ia tidak pernah menyadari bahwa alter atau kepribadian yang lain dalam tubuhnya datang tiba-tiba sehingga hal ini dapat membahayakan idnividu yang mengalaminya.

Apakah yang dimaksud dengan gangguan kepribadian ganda ?
Gangguan kepribadian ganda, atau yang dikenal sebagai dissociative identity disorder (DID), adalah kondisi psikologis yang kompleks. Seseorang dengan kondisi psikologis ini akan memiliki banyak kepribadian sebagai bentuk pertahanan diri dari trauma berat yang dialaminya.
Kepribadian yang muncul dapat berupa pribadi dengan identitas yang berbeda, baik nama, usia, jenis kelamin,hobi, dan kebiasaannya. Dan tergantung dari masing-masing kepribadian, setiap “orang” dalam satu tubuh tersebut bisa memiliki kondisi kesehatan yang berbeda pula. Proses perubahan kepribadian asli dengan kepribadian yang berbeda tersebut disebut dengan “switching”, yang biasanya akan muncul pada sikon tertentu setelah dipicu sesuatu.

Kira-kira Apa Saja Penyebab Seseorang Mengalami Gangguan Kepribadian Ganda ?

Hasil penelitian dari para ahli menemukan bahwa faktor-faktor penyebab munculnya skizofrenia yaitu faktor genetik, lingkungan, dan psikologis. Temuan yang menarik dari penelitian ini adalah faktor supranatural seperti kerasukan menjadi salah satu penyebab munculnya skizofrenia dan upaya penyembuhan yang dilakukan berhubungan dengan supranatural seperti pergi ke dukun atau dirukyah sebelum akhirnya keluarga mengetahui informasi mengenai rumah sakit jiwa dari tetangga atau orang lain ( Fatmawati I.,2016)

Para peneliti juga mencoba menjelaskan penyebab dari timbulnya penyakit gangguan kepribadian ini dengan metode Neuroscience yang menyatakan bahwa terjadinya disfungsi pada bagian otak yang terlibat dalam persepsi tubuh, hal ini yang menjelaskan bagaimana perasaan menjadi terpisah dari tubuh yang disebut atau diasosiakan dengan depersonalisasi. Lalu, jika seorang anak yang dari masa kanak-kanaknya memiliki pengalaman yang buruk dan juga selalu tersakiti secara mental atau fisik (child abused) ,kemungkin besar anak ini akan mengalami gangguan kepribadian ganda, karna hal ini merupakan bentukan dari pertahanan dirinya sendiri.





 Referensi

https://dosenpsikologi.com/perilaku-abnormal
http://choirunissa22.blogspot.com/2014/12/makalah-gangguan-perilakuabnormal.html
http://taksopantidakpantas.blogspot.com/2016/08/pengertian-normal-dan-abnormal-dalam.html
https://hellosehat.com/hidup-sehat/fakta-unik/mitos-dan-fakta-kepribadian-ganda/
https://hellosehat.com/hidup-sehat/psikologi/penyebab-skizofrenia/11
Fatmawati, I. (2016). Faktor-faktor penyebab skizofrenia. Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Nevid, Jeffry S, Spencer A. Rathus , Beverly Greene. 2005. Psikologi Abnormal . Edisi Ke-5. Vol 1. Diterjemahkan oleh: Tim Fakultas Psikologi Universitas Indonesia . Jakarta: Erlangga
Lahey, B.B. 2009. Psychology: An Introduction. 1th Edition. Chicago. McGraw Hill.